Pengumuman IBM 321

Event istimewa IBM Ring 321"MAGIC COMPETITION IBM RING 321" juara pertama berhadiah cash 1 juta rupiah dan pesulap favorit berhadiah 500rb rp. Acara ini diadakan di Restaurat BIMA Kebon Bibit Sby. Hari Rabu, 25 Maret 2009 pukul 18.00 bekerja sama dangan Lions Club Surabaya.Member IBM yang mau ikut kompetisi daftar pada Sucahyo 0855 305 5933 dengan maximal show duration 8 menit, sedangkan non member yang mau hadir dapat menghubungi Vice District Governor Lions Club,Ibu Mary Irawati, 0811321060 atau 031 7153 5210. Khusus member IBM boleh mengajak keluarga 1 orang free of charge.

[+/-] Silahkan baca selengkapnya...

Akhirnya!!!


Terasa lega bercampur senang. Mungkin itu yang bisa aku gambarkan tentang isi dalam hati (mungkin hatinya sudah baru). Momen itu terjadi pada waktu aku pertama kali menjabat tangan orang nomor satu di Jawa Pos. Orang yang hanya aku kenal lewat kolom-kolom, tulisan-tulisan maupun ulasannya saja. Tapi kini, aku dapat menjabat tangannya. Tangan yang kuat mencekram, persis seperti karakternya. Tepat di bagian tengah telapak, ada titik kelembutan, menandakan bahwa beliau orang yang lembut; terhadap keluarga dan masyarakat. Tangan yang sempurna!

[+/-] Silahkan baca selengkapnya...

Sulap yang Menghibur

Buat teman-teman yang sudah terjebak dalam wahana sulap. Dengan kata lain, sudah terlanjur basah. Saran saya, jangan berbalik! Teruskan! Berkaryalah, "tipu"lah semua orang yang anda jumpai! Tapi, harus ada aturanya, dunk. Oke, Aturan menipunya seperti ini:

1. Pastikan korbannya sedang posisi santai. Jangan masuk ke situasi dimana korban sedang dalam proses "menembak" calon kekasih dengan panah asrmara. Jika dilanggar, Anda pasti akan dihadiahi pandangan sinis!

2. Pastikan, apakah korban sedang melakukan presentasi bisnis. Jika korban sedang memprospek calon downline dalam MLM, sebaiknya tunggu hingga downline-nya berhasil didapat. *ehemm...[tenggorokan gatel]*

3. Sekali lagi pastikan, korban bukanlah orang alergi dengan sulap!

4. Pastikan sekali, sekali lagi, korban bukan penderita kleptomania, jika tidak ingin salah satu alat sulap anda hilang.

5. Pastikan proses identifikasian poin ke-4 diatas benar. Jika belum yakin, lebih baik tanyakan, "Apakah anda klep-to-mania?"

Semoga berhasil..

[+/-] Silahkan baca selengkapnya...

Facebook vs friendster


Selain banyak penggemarnya, facebook juga memberikan fitur baru, yaitu bahasa Indonesia. Di dalamnya facebook menawarkan opsi; apakah anda menginginkan tampilan berbasa Indonesia atau English language.

Langkah yang diambil oleh facebook ini, akan mendongkrak pencinta dunia maya untuk menjadikan wadah ekspresi dan apresiasi pribadi maupun publik ke dalam situnya.

Semoga friendster gak sepi peminat!

[+/-] Silahkan baca selengkapnya...

Rahasia Pesulap Profesional

Rahasia Pesulap Profesional


Jam sudah tidak bisa diajak kompromi. Kurang lima belas menit harus sudah ditempat, padahal perjalanan ke Hotel berbintang lima itu dibutuhkan waktu 20 menit. Aku pasti terlambat! Belum lagi kemacetan di jalan HR. Mohamad sudah tidak bisa dihindari. Akhirnya, aku bisa sampai ditempat dengan tepat waktu. Ketika keluar mobil, aku lihat ke bawah, Ya, ampun!!! Kakiku masih pakai sandal.


Pernahkah anda mengalami kejadian konyol diatas? Saya harap jangan! Siapa lagi yang bisa disalahkan bila nasi sudah menjadi bubur ayam. Tentu, kita sendiri, bukan? Kejadian diatas bukanlah ilustrasi belaka, tapi sebuah pengalaman yang tidak bisa aku lupakan seumur hidup. Benar-benar membuatku konyol.

Agar anda tidak mengalami kejadian demikian, sebaiknya mengikuti beberapa langkah yang akan saya urai sebagai penangkal "nasib buruk" seperti yang pernah saya alami. Kata yang tepat untuk menjelaskan hal ini adalah antisipasi. Mulai dari persiapan, jadwal yang matang, recheck ulang kostum yang anda kenakkan nanti dan sebagainya.

Kelengkapan detail acara sebaiknya dipastikan dengan benar. Jangan sampai anda datang ke pesta yang salah! Saya pernah mengalami, dan saya tidak akan menceritakannya disini, malu. Bila perluh telepon klien anda kembali, untuk konfirmasi ulang. Apakah tempat, waktu dan jenis acara sudah benar dan sesuai dengan kesepakatan?

Detail acara harus lengkap. Apakah untuk jenis acara ulang tahun, ataukah pesta perkawinan. Jangan sampai anda membawa alat anak-anak yang pada kenyataanya acara tersebut adalah pesta gathering perusahaan. Bukannya sama persis dengan datang ke pesta dengan menggunakan kostum yang salah.

Dilain sisi ada pasal dalam dunia hiburan yang tidak boleh anda langgar, yaitu datanglah lebih awal dari jadwal yang sudah disepakati dengan klien anda. Poin penting ini adalah perisai yang sangat ampuh untuk menyelesaikan hampir semua tindakan konyol yang diluar kendali kita. Seperti lupa membawa alat sulap, salah pakai kostum, anda tidak sengaja meninggalkan asisten sulap anda!

Dengan datang lebih awal, anda mempunyai waktu jeda untuk meneliti kembali apa yang anda kira terlewatkan atau tertinggal

Bahkan tak jarang, saya datang lebih awal dari tamu, undangan. Intinya ialah mempersiapkan situasi; mengendalikan keadaan. Menggambar dalam pikiran anda sebuah kepercayaan diri. Bandingkan ketika anda bermain sulap (show) dirumah anda sendiri dengan di tempat milik orang lain. Apakah lebih nyaman bila anda berbermain di tempat yang familiar ketimbang tempat yang asing. Menguasahi keadaan sama halnya anda bertidak adaptif terhadap lingkungan yang baru tersebut. Membuat zona kenyamanan, dimensi baru yang akan anda kuasai.

Selanjutnya lakukan Relaksasi. Lakukan di perjalanan maupun ditempat acara, ataupun dari perjalanan anda hingga sampai ditempat. Percaya atau tidak percaya langkah terakhir ini akan menciptakan manfaat, terutama sebagai penunjang performer anda ketika diatas panggung. Rasakan sendiri dan nikmati sendiri pengalaman itu. Caranya cukup sederhana. Carilah tempat yang strategis, tempat setenang mungkin. Saya biasanya memilih di kamar ganti artis, jika menurut anda tempat itu tepat bagi anda, lakukan disitu. Atau anda bisa mengkaryakan dengan mendengarkan mp3 atau mp4 dari handphone anda jika ada. Saya selalu membawa ipod yang sudah saya penuhi dengan lagu-lagu relaksasi. Cara-cara itu akan memanipulasi pikiran anda ke dalam sensasi baru, yaitu ketenangan.


[+/-] Silahkan baca selengkapnya...

Melihat Darah Di Siang Hari

Siang itu suasana berubah menjadi petaka dalam hidupku. Setelah pisau melayang ke arahku, darah itu berceceran di aspal jalan Basuki Rahmat.

Siang itu adalah kali pertama aku berkendara dengan motorku, Honda Fit hitam buatan tahun 1995. Warna motorku semuanya hitam, lantaran semua sticker original pada menempel pada motorku tidak ada sedikitpun. Semua dek-¬penutup mesin dan rangkahnya telah diganti dengan dek baru tanpa sticker. Adikku keduaku yang melakukannya. Dek yang asli Honda, saya simpan. Jika aku berniat menjualnya nanti, pembeli akan puas (akan dek baru) dan harga motorku bisa tinggi.

Motor hitamku ini sudah satu bulan tidak kupakai. Selain ban belakangnya kempes, perut istriku semakin hari semakin besar. Rasanya tak pantas membonceng perempuan hamil, apalagi sudah menginjak bulan ke enam. Tapi mau tak mau aku harus menjalankan mesinnya, meskipun hanya sebentar. Seperti tubuh yang harus digerakan agar tidak kaku, otot ditidak nyeri.

Aku panasi motorku, aku bawa berjalan-jalan santai. Aku lihat di speedometernya, 25 km/jam. Sambil toleh kanan, toleh kiri. Melihat meganya gedung-gedung jalan Darmo, jalan terpanjang ditengah kota. Saat ini jalan ini dinobatkan oleh pemerintah sebagai sarana car free day. Setiap pukul 6 pagi hingga pukul 10. Jika aku berjalan pada pagi-pagi sekali, aku rasakan berada di kota yang tak berpenghuni. Jika berjalan lurus ke utara akan dipertemukan dengan jalan yang bernama Basuki Rahmat, pusat kota, mal, hotel dan gedung-gedung binis bercokol disitu.

***

Aku melaju dengan kecepatan rendah masuk diperbatasan Jalan Basuki Rahmat, dimana kejadian yang mengejutkanku terjadi. Aku melihat dengan sangat jelas, pengendara motor berjaket coklat –seperti kopi susu yang setiap pagi aku minum. Diamati dari belakang, tubuhnya milik seorang perempuan, sepatunya kets putih. Tepat di depannya ada pengendara perempuan, tapi sedikit lebih berumur, mengenakan jilbab merah tua berbahan katun tertutup dengan helm standart SNI, motornya Honda keluaran baru.

Pengendara berjaket kopi susu itu merogoh tas si ibu tua ini dengan cepat sekali, aku melihatnya, lalu cepat-cepat ia kabur. Ia melakukannya dengan halus sekali, seperti ia sudah melakukan gerakan itu berulang-ulang tanpa takut. Seperti kentut dikamar.

Sontak, aku teriak, “Copet… COPET!!!” pengendara copet itu menoleh ke arahku, dengan santai memasukkan dompet warna krem ke sakunya. Aku lanjutkan “He…mbak, berhenti…!!!” ia lalu tak mengubrisnya, menyamarkan keadaan, membuatku seperti orang gila berteriak kesiangan. Si korban, ibu berumur itu menatapku. Melihat tampangku dengan sedikit heran. Dia tidak merasakan sama sekali, dompetnya rahib, atau mungkin dia merasa tertuduh karena aku menatapnya tajam.

Tangan kananku yang mengenggam stank motorku terasa lebih erat, dan serentak memutar searah jarum jam, laju motorku mendadak tersedak kebelakang, lalu melompat membuat kepalaku tertinggal sedikit dibelakang, dan tubuhku berusaha mengimbangi kecepatan motorku dengan mencondongkan kepalaku kedepan.

Pencopet itu tahu aku mendekati motornya, kalo didengar dari suaranya motor itu bertipe Yamaha dua tak, iapun menambah kecepatannya. Posisiku sudah satu meter dibelakangnya. Kepalanya berbalik ke arahku, diikuti dengan badannya yang kecil. Tiba-tiba ia melepaskan tangan kanannya, tangan yang mengatur “gas” –kecepatan motor. Sejenak, memasukkan tangan itu ke dalam jaket sebelah kiri, secepat kilat pisau sudah terayun ke arahku, pencopet itu melemparkannya ke leherku.

Sekilas mataku dibuat silau oleh pantulan matahari menghantam pisau itu. Reflex, aku membuang kepalaku ke kanan. Motor sedikit oleng kekanan juga, tapi untungnya aku masih bisa menguasahi keseimbangan motor hitamku ini.

Dibelakang terdengar teriakkan keras. Pisau putih mengkilap itu melesat mengenai si ibu berumur tua itu. Menancap di dadanya. Ia pun terjatuh! Darah mengalir deras dari tubuh bagian kiri. Meciptakan titik-titik noda darah di atas aspal beberapa meter dibelakangnya. Darah segar di jalan Basuki Rahmat, depan halte bis.

Aku berhenti, dan berlari ke arah ibu berumur itu. Pikiranku mengutuk perempuan itu. Pencopet itu sukses dengan penghasilan haramnya. Bodohnya aku, plat nomor pelaku tidak aku hafal. Semoga pisau yang menancap di buah dada ibu berumur ini bisa bisa menjadi barang bukti untuk mendapatkan wanita *jahanam* itu.

[+/-] Silahkan baca selengkapnya...

JUTAWAN HALAL- BOS BADUT


Badut! berbadan gendut (kepanjangan "badut") Orang yang bersyukur ketika ditertawai, dicubit, dicaci-maki, walaupun dalam diri mereka*hati* menahan emosi atas perlakuan seperti itu.

Masyarakat selalu melihat dari 2 sudut perspektif yang berbeda tentang profesi badut. Pertama, mereka menilai sebagai sesosok penghibur nun lucu,

Kedua, mereka dinilai dalam bagian kelompok yang berpenghasilan rendah.

Dua pandangan seperti itu salah! Malah sebaliknya.

Mereka, pebadut, jika melepas topeng/make-up badutnya ternyata sama dengan orang-orang lain pada umumnya; marah jika kesal, makan jika lapar, kelopak mata tertutup jika tidur*emang kebuka kalo tidur?* mereka sama dengan kita, mempunyai kelemahan dan kelebihan.

Kedua, dipandangan dari segi ekonomi....

Hanya sebulan
mereka bisa mendapat... Rp. 27.125.000

Perlu diketahui bahwa bisnis ini cenderung berkelompok, komunitas kecil, atau nama lain yang sering kita dengar ialah SANGGAR BADUT. Setiap kelompok (sanggar-sangar badut) mempunyai pemimpin yang mengorganisir setiap iven-iven yang masuk ke sanggar/jadwal. Lalu sang bos mendistribusikan kepada anak buahnya ke mana dan kapan mereka harus menghibur; acara ulang tahun, pameran, dan sebagainya. Sang bos mempunyai hak penuh untuk menentukan harga sesuai dengan pengalaman dan kemampuan personilnya.

Mari kita cermati perhitungannya.

Tarif mereka bervariasi, tapi minimal mereka dalam 1 kali pertunjukkan bertarif Rp. 75.000- Rp. 250.000/ 60 menit. (rata-rata Rp.125.000/show)

Setiap anggota bisa menerima tugas memandu (MC) acara hingga 3 kali show (baca: tiga acara di tempat yang berbeda)

Dalam sehari untuk iven ulang tahun saja-bukan acara pameran- mereka bisa mendapat perjanjian menghibur sebanyak 5-15 kali. Berarti diambil rata-ratanya 7 show. 7 x Rp. 125.000 = Rp. 875.000 dalam SEHARI. Dalam sebulan Rp. 27.125.000,- "WOW....."

Jumlah income diatas, masih belum termasuk harga untuk iven pameran dan hari libur.

Dalam acara pameran mereka bisa mengeluarkan badut karakter; Mickey Mouse, Donald Duck, Barney, Power Rangers dll. sebanyak 5 - 10 karakter. Dengan harga per karakter Rp. 100.000. Dan hasil pantauan saya, dalam sebulan mendapat 5 - 10 kali show pameran.


Itulah bisnis yang menggiurkan dan sekaligus halal. Karena bisnis ini menyugukan hiburan, membuat orang lain khususnya anak-anak senang dan tertawa. Karena itu mereka pantas mendapat ganjaran berupa harta dan waktu.

MAU?

[+/-] Silahkan baca selengkapnya...